Halaman

Jumaat, 11 Disember 2009

Menahan Luka di Jalan Allah..






















Dengan Nama Allah SWT...




Abdullah bin Sahal ra dari Banu Abdul Asyhal bercerita, "Saya dan saudara saya ikut serta dalam perang Uhud. Kami kembali dari sana dalam keadaan terluka parah."

Tiba2 ada perintah dari Rasulullah untuk berangkat lagi mencari musuh yang masih tersisa. Lalu Abdullah ra bertanya kepada saudaranya, Rafi' bin Sahal ra, atau dia yang mengatakan kepada Abdullah ra, "Apakah kita akan tertinggal dari menyertai jihad bersama Nabi?"

Rafi' bin Sahal ra menjawab, "Tidak! (dan kita akan pergi untuk menyertainya)!" Lalu keduanya berangkat menuju suatu bukit yang bernama Hamraul Asad.

Abdullah ra berkata, "Demi Allah, pada waktu itu kami tidak mempunyai kenderaan apapun, lagi pula kami berdua dalam keadaan terluka parah. Namun demikian kami berdua tetap bertekad untuk menyertai Rasulullah." Lalu keduanya berjalan dan mereka saling memapah diantara satu sama lain.

Luka Abdullah ra tidak separah luka yang dialami oleh saudaranya. Oleh kerana itu, setelah berjalan beberapa lama, Rafi' ra kehabisan tenaga.

Maka bergilir2lah mereka berdua mendukung, Sebentar2 Abdullah ra mendukungnya dan sebentar2 Rafi' ra berjalan sendiri. Demikian keadaannya sehingga akhirnya mereka sampai juga di perkemahan kaum muslimin.




Maha Suci Allah SWT....!

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Saudara2ku yang dihormati dan semua yang mengunjungi blog ini, terimakasih saya ucapkan kerana telah sudi meluangkan masa di sini, semoga kehadiran kalian berakhir dengan manafaat. Walau bagaimanapun, saya tetap insan yang lemah, segala kesilapan saya silalah ditegur, dikritik dan dinasihati ..