Cari Blog Ini



Allah Telah Menjanjikan Kepada Orang-Orang Yang Beriman Dan Mengerjakan Amal Sholeh Untuk Menjadikan Mereka Sebagai Khalifah Di Muka Bumi Ini Sebagaimana Ia Telah Menjadikan Orang-Orang Sebelum Mereka Sebagai Khalifah, Menyebarkan Bagi Mereka Agama Yang Telah DiredhoiNya Untuk Mereka Secara Merata Dan Menggantikan Ketakutan Mereka Dengan Rasa Keamanan (sehingga) Mereka Dapat Menyembah-Ku Dan Tidak MenyekutukanKu. Barangsiapa Engkar Setelah Itu, Merekalah Orang-Orang Yang Fasiq-An-Nur : 56


Wahai Orang-Orang Yang Beriman Barangsiapa Dari Kalian Berpaling (murtad) Dari Agamanya Maka Allah SWT Akan Memunculkan Sekelompok Kaum Yang Dia Cinta Mereka Dan Mereka Juga MencintaiNya -Al-Maidah :54


Ternyata Sekarang Ini Dunia Telah Dipenuhi Dengan Pemimpin Zalim Baik Dari Negara Kafir Mahupun Dalam Negara Muslim Sendiri...


Namun Masanya Sudah Hampir Tiba, Dunia Akan Diwarisi Oleh Hamba-Hamba Tuhan Yang Sholeh. Dia Akan Memenuhi Dunia Dengan Keadilan Setelah Dunia Ini Dipenuhi Dengan Kezaliman Para Pemimpin..




Penyelamat Umat Itu bakal Datang tidak lama lagi...!!!

PeNGiKuT NaN SeTia..

Isnin, 15 November 2010

Rumah Seribu Cermin



As Salam saudara-saudaraku yang dimuliakan. Kita bersantai lagi dengan satu lagi kiriman santai dariku.. Kali ini lebih santai dari entri santai sebelum ini..

Mengapa asyik mengajak bersantai-santai saja engkau ni ya? Mungkin itu persoalan yang keluar dari benak hati kalian agaknya.. Sudah pasti aku ada jawapannya.. Namun tunggu dulu ya, jawapannya akan muncul dalam kiriman seterusnya dari aku..

Dibawah ini adalah sebuah cerita rakyat dari Jepun yang aku temui dalam 'alam maya' ini beberapa tahun lalu. Mungkin ramai diantara kalian sudah pun membacanya. Tapi tak salahkan jika membacanya lagi.. Lagipun masih ada pengajaran didalamnya yang boleh kita fikir-fikirkan dan renung-renungkan. Jadi marilah kita bersantai sambil berfikir dan merenung-renung...




Oleh: Cerita Rakyat Jepun



Dahulu di sebuah desa kecil yang terpencil ada sebuah rumah yang dikenal dengan nama "Rumah Seribu Cermin."

Suatu hari seekor anjing kecil sedang berjalan-jalan di desa itu dan melintasi "Rumah Seribu Cermin". Ia tertarik pada rumah itu dan memutuskan untuk masuk melihat-lihat apa yang ada di dalamnya. Sambil melompat-lompat ceria ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu depan. Telinga terangkat tinggi-tinggi. Ekornya bergerak-gerak secepat mungkin. Betapa terkejutnya ketika masuk ke dalam rumah, ia melihat ada seribu wajah ceria anjing-anjing kecil dengan ekor yang bergerak-gerak cepat. Ia tersenyum lebar, dan seribu wajah anjing kecil itu juga membalas dengan senyum lebar, hangat dan bersahabat.

Ketika meninggalkan rumah itu, ia berkata pada dirinya sendiri, "Tempat ini sangat menyenangkan. Aku akan kembali mengunjunginya sesering mungkin."

Sesaat setelah anjing itu pergi, datanglah anjing kecil yang lain. Namun anjing yang satu ini tidak seceria anjing yang sebelumnya. Ia juga memasuki rumah itu.

Dengan perlahan ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu. Ketika berada di dalam, ia terkejut melihat ada seribu wajah anjing kecil yang muram dan tidak bersahabat. Segera saja ia menyalak keras keras, dan dibalas juga dengan seribu gonggongan yang menyeramkan. Ia merasa ketakutan dan keluar dari rumah sambil berkata pada dirinya sendiri, "Tempat ini sungguh menakutkan, aku takkan pernah mau kembali ke sini lagi."

Semua wajah yang ada di dunia ini adalah cermin wajah kita sendiri. Wajah bagaimanakah yang kelihatan pada orang-orang yang kalian temui?




**^^** **^^** **^^** **^^**   Saudara2ku yang dihormati dan semua yang mengunjungi blog ini, sila tinggalkan jejak kalian di sini, agar dapat aku membalas kunjungan dan berterimakasih seadanya diatas kesudian kalian bertandang di teratak hamba ini..

6 ulasan:

  1. ada juga yang walau kita senyum, di balas dengan muka yang masam :)

    BalasPadam
  2. @Faisal Admar, tak mengapa jika begitu.

    Keceriaan diri sendiri akhirnya akn pengaruhi mereka yg brmuka masam yakni tiada keceriaan.

    Artikel d ats brmaksud, setiap kegembiraan dan kedukaan itu adalah dtgnya dr dlm jiwa kita sendiri. Kitalah yg mencorakkannya. Jika kita fahami yg ini, insyaallah kita takkan terpedaya dgn kesedihan dan kedukaan, kita pasti dpt mengatasinya..

    BalasPadam
  3. Salam Saiful

    Daripada kisah ini kak buat kesimpulan bahawa kitalah yang menentukan halatuju hidup kita, bila kita positif maka hasilnya positif. InsyaAllah.

    Terima kasih berkongsi di sini.

    BalasPadam
  4. benarlah begitu kak Werdah. Mempositifkan diri tu sangatlah penting untuk kemaslahatan hidup kita.Jangan mudah dipengaruhi anasir dari luar..

    BalasPadam
  5. Terimakasih Shaffique, moga sama2lah kita beroleh manafaat darinya..

    BalasPadam

Saudara2ku yang dihormati dan semua yang mengunjungi blog ini, terimakasih saya ucapkan kerana telah sudi meluangkan masa di sini, semoga kehadiran kalian berakhir dengan manafaat. Walau bagaimanapun, saya tetap insan yang lemah, segala kesilapan saya silalah ditegur, dikritik dan dinasihati ..

Ikutiku di Twitter

Ikut Melalui Email

Related Posts with Thumbnails