Cari Blog Ini



Allah Telah Menjanjikan Kepada Orang-Orang Yang Beriman Dan Mengerjakan Amal Sholeh Untuk Menjadikan Mereka Sebagai Khalifah Di Muka Bumi Ini Sebagaimana Ia Telah Menjadikan Orang-Orang Sebelum Mereka Sebagai Khalifah, Menyebarkan Bagi Mereka Agama Yang Telah DiredhoiNya Untuk Mereka Secara Merata Dan Menggantikan Ketakutan Mereka Dengan Rasa Keamanan (sehingga) Mereka Dapat Menyembah-Ku Dan Tidak MenyekutukanKu. Barangsiapa Engkar Setelah Itu, Merekalah Orang-Orang Yang Fasiq-An-Nur : 56


Wahai Orang-Orang Yang Beriman Barangsiapa Dari Kalian Berpaling (murtad) Dari Agamanya Maka Allah SWT Akan Memunculkan Sekelompok Kaum Yang Dia Cinta Mereka Dan Mereka Juga MencintaiNya -Al-Maidah :54


Ternyata Sekarang Ini Dunia Telah Dipenuhi Dengan Pemimpin Zalim Baik Dari Negara Kafir Mahupun Dalam Negara Muslim Sendiri...


Namun Masanya Sudah Hampir Tiba, Dunia Akan Diwarisi Oleh Hamba-Hamba Tuhan Yang Sholeh. Dia Akan Memenuhi Dunia Dengan Keadilan Setelah Dunia Ini Dipenuhi Dengan Kezaliman Para Pemimpin..




Penyelamat Umat Itu bakal Datang tidak lama lagi...!!!

PeNGiKuT NaN SeTia..

Jumaat, 28 Ogos 2009

6 Amalan dibulan Puasa.. Nasihat Imam Al-Ghazali.


Dengan Nama Allah SWT....



Salam Alaikum saudara2ku yang dimuliakan,



Artikel kali ini hanyalah sekadar beberapa nasihat dari Imam Al-Ghazali rahmatullah alaik buat menyempurnakan ibadah puasa kita. Paling kurang pun ada enam perkara yang menurut beliau perlulah segera kita laksanakan;




Pertama; Hendaklah engkau menundukkan pandangan dan menahannya dari berkeliaran memandang ke setiap hal yang dicela dan dibenci, lantas mengalihkannya dengan menyibukkan hati dengan mengingat Allah SWT. Nabi saaw bersabda,"Pandangan adalah salah satu anak panah beracun di antara anak panah iblis. Barangsiapa meninggalkannya kerana takut kepada Allah maka ia telah diberi Allah keimanan yang mendapatkan kelazatan di dalam hatinya." (HR Hakim)



Kedua; Hendaklah engkau menjaga lisan dari bualan, dusta, mengumpat, ghibah, kekejian, perkataan kasar, fitnah, pertengkaran dan perdebatan, mengendalikannya dengan diam, menyibukkannya dengan zikrullah dan tilawah Al-Qur'an. Rasulullah saaw bersabda,"Sesungguhnya puasa tidak lain adalah perisai, apabila salah seorang di antara kamu sedang berpuasa, maka janganlah berkata kotor dan jangan pula bertindak bodoh, dan jika seseorang menyerangnya atau mencacinya maka hendaklah ia mengatakan sesungguhnya aku berpuasa" (muttafaq alaihi)



Ketiga; Hendaklah engkau menahan pendengaran dari mendengarkan setiap hal yang dibenci (makruh) kerana setiap yang diharamkan perkataannya diharamkan pula mendengarkannya. Oleh sebab itu Allah SWT menyamakan antara orang yang mendengarkan dan orang yang memakan barang yang haram, sebagaimana firmanNya, "Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan yang haram." (Al-Maa'idah: 42)



Keempat; Hendaklah engkau menahan berbagai anggota badan lainnya dari berbagai dosa, seperti menahan tangan dan kaki dari hal-hal yang dibenci, menahan perut dari berbagai syubhat pada waktu tidak puasa. Tidak ada ertinya berpuasa, jika menahan makanan yang halal kalau kemudian kita berbuka puasa dengan barang yang haram. Barang haram adalah racun yang menghancurkan agama, sedang barang halal adalah ubat yang bermanfaat bila dikawal sedikit tetapi berbahaya bila terlalu banyak. Tujuan berpuasa adalah mengurangkan makanan yang halal tersebut. Rasulullah saaw bersabda,"Berapa banyak orang yang berpuasa tetapi ia tidak mendapatkan dari puasanya itu kecuali lapar dan dahaga." (HR Ibnu Majah dan Nasa'i)



Kelima; Hendaklah engkau jangan memperbanyak makanan halal sampai penuh perutnya pada ketika berbuka puasa. Kerana tidak ada wadah yang paling dibenci Allah SWT selain perut yang penuh dengan makanan halal.



Dan yang keenam; Hendaknya setelah berbuka puasa hati engkau tergantung dan tergoncang antara cemas dan harap, sebab kita tidak pernah tahu apakah puasa kita diterima sehingga termasuk golongan MUQORROBIN atau ditolak sehingga termasuk orang-orang yang dimurkai.

Sebaiknya kita terus memelihara perasaan demikian di akhir setiap ibadah yang baru kita laksanakan.


Akhirul kalam, saya kutipkan pula Hadist Qudsi, "Allah SWT berfirman,"Setiap amal perbuatan anak Adam melipat-gandakan kebaikan sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Kecuali puasa, sebab puasa adalah milik-Ku dan Aku sendiri yang akan memberikan balasan kepadanya. Ia meninggalkan nafsu syahwat dan makan adalah kerana-Ku". (Muttafaq alaihi).




Wallahu a'lam.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Saudara2ku yang dihormati dan semua yang mengunjungi blog ini, terimakasih saya ucapkan kerana telah sudi meluangkan masa di sini, semoga kehadiran kalian berakhir dengan manafaat. Walau bagaimanapun, saya tetap insan yang lemah, segala kesilapan saya silalah ditegur, dikritik dan dinasihati ..

Ikutiku di Twitter

Ikut Melalui Email

Related Posts with Thumbnails