Cari Blog Ini



Allah Telah Menjanjikan Kepada Orang-Orang Yang Beriman Dan Mengerjakan Amal Sholeh Untuk Menjadikan Mereka Sebagai Khalifah Di Muka Bumi Ini Sebagaimana Ia Telah Menjadikan Orang-Orang Sebelum Mereka Sebagai Khalifah, Menyebarkan Bagi Mereka Agama Yang Telah DiredhoiNya Untuk Mereka Secara Merata Dan Menggantikan Ketakutan Mereka Dengan Rasa Keamanan (sehingga) Mereka Dapat Menyembah-Ku Dan Tidak MenyekutukanKu. Barangsiapa Engkar Setelah Itu, Merekalah Orang-Orang Yang Fasiq-An-Nur : 56


Wahai Orang-Orang Yang Beriman Barangsiapa Dari Kalian Berpaling (murtad) Dari Agamanya Maka Allah SWT Akan Memunculkan Sekelompok Kaum Yang Dia Cinta Mereka Dan Mereka Juga MencintaiNya -Al-Maidah :54


Ternyata Sekarang Ini Dunia Telah Dipenuhi Dengan Pemimpin Zalim Baik Dari Negara Kafir Mahupun Dalam Negara Muslim Sendiri...


Namun Masanya Sudah Hampir Tiba, Dunia Akan Diwarisi Oleh Hamba-Hamba Tuhan Yang Sholeh. Dia Akan Memenuhi Dunia Dengan Keadilan Setelah Dunia Ini Dipenuhi Dengan Kezaliman Para Pemimpin..




Penyelamat Umat Itu bakal Datang tidak lama lagi...!!!

PeNGiKuT NaN SeTia..

Jumaat, 31 Disember 2010

Ingin Mencari Redho Allah SWT?

Salamun Alaikum,

Pengisian blog aku pada hari ini masih lagi dalam batas memori masa lampau. Aku teringat seorang lagi penghuni forum 'iblis', begitulah gelarku terhadap forum tersebut, yang selalu mengajukan berbagai pertanyaan yang ada kalanya mencabar kesabaranku. Namun buat mereka yang bertanya dengan jujur inginkan jawapan, maka aku menjawab dengan sebaik mungkin, tetapi buat mereka yang bertanya hanya sekadar untuk menguji, mengejek, mencerca, maka lainlah pula jawapanku heheheee..





Lampu merah:

Kebajikan yang di kerjakan dengan mengharapkan nama baik di lidah manusia dan mendapat pangkat darjat tinggi di mata manusia adalah Tidak berguna semua itu di sisi Allah swt.

Berbuat kebajikan dengan mengharapkan balasan dari Allah, itulah pengharapan yang lebih baik lagi. Dan kalau kamu mengetahui, redho Allah itulah yang menjadi idaman setiap muslim....



EyangLawu:

OM SAIFUL TANYA DONG!APA SIH YANG DIMAKSUD DENGAN REDHO ALLAH YANG MENJADI IDAMAN SETIAP MUSLIM ITU?

SOALNYA KALAU TIDAK SALAH REDHO ITU ARTINYA IKHLAS ATAU RELA.KALAU ORANG ISLAM SELALU MENGHARAPKAN REDHO ALLAH BERARTI ALLAH SEBENARNYA TIDAK PERNAH REDHO SAMA ORANG ISLAM, SEHINGGA HARUS SELALU DIHARAPKAN REDHONYA. APA BENAR PENGERTIAN SAYA?



Lampu merah:

Redho maksudnya Suka. Allah swt. meredhoi kamu bermaksud Allah menyukai kamu. Kesukaan Allah swt. tidak sama dengan kesukaan manusia. Apabila Allah sudah menyukai kamu maka setiap langkah dan gerak lakumu adalah dalam pimpinan Allah, maksudnya kamu sentiasa di dalam pemeliharaan Allah dari dosa besar, menjadi bijaksana dalam merenung permasaalahan dunia dan akhirat dan sentiasa lidah dan daya fikirmu menyebut asma Allah dan mengingati Allah di mana saja kamu berada. Segala kesusahan kamu pasti ada bantuan Allah. Segala kesenangan yang kamu miliki akan ada pemeliharaan dari Allah agar kamu tidak jadi lalai dari mengingatiNya.

Keredhoan Allah ini hanya bisa di berikan Allah bila seseorang itu ada pengharapan yang tinggi untuk mendapatkannya. Dia terlebih dahulu hendaklah redho akan Allah dalam segala ujian yang datang dari Allah baik yang berupa kebaikan atau keburukan. Ia hanya berhasil dengan 'berikhlas' dalam segala amalannya.

Amalan yang tidak ikhlas yakni yang dia kerjakan semata-mata mengharapkan balasan dari manusia adalah satu kesalahan dan akan mendapat murka Allah swt. Tiada yang berhak memberikan balasan melainkan Allah. Hanya Dialah pemilik segala sesuatu dan Dia adalah Maha Kaya. Hanya padaNyalah tempat meminta. Seseorang yang beramal kebajikan semata-mata mengharapkan balasan dari manusia akan merasa kecewa bila segala yang dia usahakan itu tidak dapat tindak balas positif dari manusia. Bila manusia sudah tidak menghargai lagi segala usaha baiknya itu akhirnya dia akan berhenti dari mengerjakan amal baik tersebut. Sebaliknya dia menjadi sombong pula bila usahanya itu mendapat sanjungan orang. Pangkat dan darjat menjadikan dia lupa diri.

Seseorang yang beramal kebajikan semata-mata mengharapkan balasan dari Tuhannya tidaklah begitu sikapnya. Mengharapkan balasan dari manusia lain adalah satu kebodohan baginya. Mata benda dan penghormatan dari manusia lain tidak ada nilai baginya berbanding apa yang akan di dapatkan dari janji-janji Allah swt. Mata benda dan penghormatan dari manusia bersifat sementara sedangkan kurniaan dari Allah bersifat kekal abadi. Tetapi kadang kala dia juga berbangga dengan amal kebajikannya itu dan merasakan dirinya yang terbaik dari kalangan hamba Allah yang lain. Dan dia juga merasa kecewa bila orang lain tidak beramal kebajikan seumpama dia.

Pengharapan yang lebih tinggi adalah dia tidak mengharapkan balasan dari janji-janji Allah (apatah lagi pengharapan dari manusia) tetapi dia hanya maukan 'keredhoan Allah' terhadap dirinya. Segalanya menjadi tidak bernilai bagi dirinya melainkan redho Allah semata-mata. Orang yang seperti ini tidak takut dan gentar atas apa-apa yang menimpa dirinya. Dia tidak merasa kecewa kalau amal kebajikannya tidak di hargai orang dan tidak pula berbangga diri kalau ada orang yang memuji-muji kebaikannya. Dan yang terpenting dia beristiqamah dalam mengerjakan kebajikan itu sampai saat matinya...

Sama saja baginya suka dan duka. Tidak merasa gembira bila di puji dan di sanjung. Tidak merasa sedih bila di keji. Tidak akan marah bila dirnya di hina. Tidak menaruh rasa dendam bila dirinya di sakiti. Membalas dengan kebaikan terhadap kejahatan yang menimpa dirinya. Sangat gemar mengerjakan ibadah. Sangat benci melakukan kejahatan. Berkasih sayang sesama umat manusia. Ringan tangan dalam memberikan sedekah. Manis mulut ketika bicara dan menjauhkan dirinya dari segala yang di haramkan Allah atas dirinya. Inilah orangnya yang nanti akan beroleh redho Allah dalam kehidupanya di dunia dan di akhirat.

Menjawab pertanyaan anda apakah Allah swt. tidak pernah redho sama orang Islam sehingga harus selalu mengharapkan redhoNya, jawabannya, marilah kita tinjau masyarakat Islam hari ini, apakah menepati sifat-sifat yang telah aku tuliskan di atas? Aku tidak melihat adanya orang-orang yang seperti itu, kecuali sangat sedikit bilangannya... Tulisanku ini juga untuk saudara muslimku.......




EyangLawu:

PERTANYAAN YANG KEDUA, BAGAIMANA KEADAAN ORANG YANG TIDAK PERNAH DIREDHOI ALLAH DALAM KEHIDUPANNYA DI DUNIA?

APAKAH MEREKA AKAN SELALU SAKIT-SAKITAN, ATAU MISKIN, ATAU BODOH ATAU BAHKAN SEBALIKNYA, KAYA RAYA, BAHAGIA DAN PINTAR?

TERUS BAGAIMANA CIRI-CIRI ORANG YANG SUDAH DIREDHOI ALLAH DALAM KEHIDUPANNYA DI DUNIA?

APAKAH DIA JADI GEMUK ATAU KURUS, PINTAR ATAU BODOH, SABAR ATAU PEMARAH, KAYA ATAU MISKIN?





Lampu merah:

Keredhoan Allah bukan di nilai dalam mata benda dunia, asbab musabab alam ini, kaya miskin, hina mulia di mata manusia, sihat dan sakitnya. bijak dan bodohnya. Keredhoan Allah di nilai dari hati dan jiwanya. Suci hatinya dari syirik terhadap Allah swt. Jujur dalam pergaulannya sesama manusia. Sedia menundukkan hawa nafsunya. Dan tidak mudah terpedaya dengan pujuk rayu syaitan. Apabila dia sakit, hidupnya menjadi miskin, dia masih juga bersyukur ke hadrat Allah swt kerna dia mengerti bahawa itu semua adalah ujian dari Allah. Dia bersabar menghadapi segalanya. Kerna itu dia tidak merasa resah gelisah sebaliknya dia menghadapinya dengan tenang. Inilah sifat orang yang ada pada dirinya keredhoan Allah.

Sebaliknya orang yang masih awam yakni belum ada redho Allah pada dirinya, merasakan hidup ini sukar apabila miskin dan sakit. Merasa tidak adil apabila di hina atau bila kebodohan menimpa dirinya. Dia sentiasa resah gelisah dan tiada merasa tenang meskipun hidup dalam kemewahan. Orang yang di redhoi Allah apabila dia kaya, harta kekayaannya itu memberinya peluang lebih besar lagi buat memberikan sedekah kepada yang memerlukan. Sebaliknya orang awam, biasanya jadi kedekut dan sering bimbang harta kekayaannya di rampas orang. Hidupnya dalam ketakutan...

Wallahu a'lam. (Allah lebih mengetahui..)





EyangLawu:

EYANG HARAP JAWABANNYA TIDAK MENCERITAKAN KEHIDUPAN DONGENG AKHIRAT, TENTANG SURGA DAN NERAKA. SAYA HANYA TERTARIK PADA KENYATAAN KEHIDUPAN ORANG-ORANG YANG DIREDHOI DAN TIDAK DIREDHOI OLEH ALLAHNYA OM SAIFUL ITU DI DUNIA.





Lampu merah:

Hehehe... Eyang, kamu ini kayanya di serang fobia hikayat dongeng sang kancil dengan sang belang apa? Jangan begitu ya Eyang, kamu harus percaya di sebalik dunia yang nyata ini ada dunia yang lain yang lebih panjang dan kekal abadi. Dunia ini hanyalah sementara kemudian kamu akan mati. Mati itu adalah kiamat buat dirimu. Lalu kamu akan di hadapkan di mahkamah ilahi buat menghitung amal hidupmu di dunia. Di sini kamu dan sekelian umat manusia akan di adili dengan sepenuh keadilan. Siapa hakimnya, menurut kristian ialah Yesus dan menurut islam adalah Allah sendiri...

Aku tidak bermaksud mau memaksakan kepercayaanku ini tentang alam yang lain, tetapi aku hanya mengajak kamu berfikir lagi dan lagi. Kita hidup di sini hanyalah seketika, cukup masanya kita akan mati... Apa ada di sebalik kematian itu?

Fikirlah Eyang....





EyangLawu:

"BELAJAR DARI MEMBACA BUKU-BUKU, HANYA MENGHASILKAN PENGETAHUAN YANG DANGKAL.BELAJAR DARI PENGALAMAN HIDUP MENGHASILKAN KEBIJAKSANAAN"





Lampu merah:

Kamu benar Eyang dan diskusi ini adalah pengalaman yang hidup buat kita.... semoga menghasikan kebijaksanaan..



Sekian dan salam buat kamu.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Saudara2ku yang dihormati dan semua yang mengunjungi blog ini, terimakasih saya ucapkan kerana telah sudi meluangkan masa di sini, semoga kehadiran kalian berakhir dengan manafaat. Walau bagaimanapun, saya tetap insan yang lemah, segala kesilapan saya silalah ditegur, dikritik dan dinasihati ..

Ikutiku di Twitter

Ikut Melalui Email

Related Posts with Thumbnails